Bibirku meringis
luka itu kembali menguak
aku tak ingin lagi
merasakan sakitnya cinta
tapi aku bisa apa
tuhan telah memberiku anugrah terindah
sekaligus anugrah terpedih
bernama cinta
aku meringis lagi
untuk kesekian kalinya sakit ini kembali
tergores oleh tajamnya cinta
hingga aku tak mampu lagi
merasakan indahnya dunia
luka itu kembali menguak
aku tak ingin lagi
merasakan sakitnya cinta
tapi aku bisa apa
tuhan telah memberiku anugrah terindah
sekaligus anugrah terpedih
bernama cinta
aku meringis lagi
untuk kesekian kalinya sakit ini kembali
tergores oleh tajamnya cinta
hingga aku tak mampu lagi
merasakan indahnya dunia
_terinspirasi dari pengalaman temen yang lagi patah hati berat_

0 ocehan:
Posting Komentar